Archive for July, 2007

Happy Birthday!

Thursday, July 12th, 2007

Recently I’ve been abusing the "Current Affairs" category -__-"

Well, today is her birthday. So this is a birthday present from me…

(another listen-then-type song)

[duk cek duk cek duduk cek duk cek ... ]

haku yang lemah tanpamu
aku yang rentan karena
cinta yang tlah hilang darimu
yang mampu menyanjungku

selama mata terbuka
sampai jantung tak berdetak
selama itu pun aku mampu untuk mengenangmu

darimu.. kutemukan hidupku..
bagiku.. kaulah cinta sejati..
yeehuu…. uuu….

bila, yang tertulis untukku
adalah yang terbaik untukmu
kan kujadikan kau kenangan
yang terindah dalam hidupku

namun, takkan mudah bagiku
meninggalkan jejak hidupmu
yang tlah terukir abadi
sebagai kenangan yang terindah…

woo uhoo wooooo uhooowo oowoow

bila, yang tertulis untukku
adalah yang terbaik untukmu
kan kujadikan kau kenangan
yang terindah dalam hidupku

namun, takkan mudah bagiku
meninggalkan jejak hidupmu
yang tlah terukir abadi
sebagai kenangan yang terindah…

(the female voice is quite garbled so i don’t type them)

Another Song….

Thursday, July 12th, 2007

So sian today, so I listen-type another song…
Everytime I listen-type a song, that song must have some meaning in it.

[deng dong deng dong deng dong...]

aku punya temaaann
teman sepermainan
kemana ada dia skelalu ada aku

dia anak manis nis nis
dan juga baik hati
dia slalu ada waktu untuk membantuku

mm…

namun aku bingung
ketika dia bilang cinta
dan dia juga katakan
tuk ingin jadi kekasihku

cukuplah saja berteman denganku
janganlah kau meminta lebih
ku tak mungkin mencintaimu
kita berteman saja
teman tapi mesra

aku memang suka pada dirimu
namun aku ada yg punya
lebih baik kita berteman
kita berteman saja
teman tapi mesra ouw

aku punya teman
teman sepermainaaann
kemana ada dia skelalu ada aku….. uuu

namun aku bingung
ketika dia bilang cinta
dan dia juga katakan
tuh ingin jadi kekasihku

cukuplah saja berteman denganku
janganlah kau meminta lebih
ku tak mungkin mencintaimu
kita berteman saja
teman tapi mesra

aku memang suka pada dirimu
namun aku ada yg punya
lebih baik kita berteman
kita berteman saja
teman tapi mesra ouw

heeoouw.. … …

[ngek ngek ngek ngek ngek ngek.... ]

cukuplah saja berteman denganku

janganlah kau meminta lebih

ku tak mungkin mencintaimu

kita berteman saja

teman tapi mesra

aku memang suka pada dirimu

namun aku ada yg punya

lebih baik kita berteman

kita berteman saja

teman tapi mesra owoouwowow….

la
lalalalala..
lalalalala…
lalalalala…..

la…
lalalalala..
lalalalala….
lalalalalala….

Another Song

Sunday, July 1st, 2007

I watched the video clip of "Samsons - Kenangan Terindah" and felt greatly touched by it. But I noticed that I have done the touch typing for that song a few days ago, and I’ve just listened to "Andre Hehanusa - Bidadari" so for now: (I need more than listening _once_ for the speech parts)

[speech]
A: yu ah saya pulang dulu yah
B: o yaya ati2 ya
  eh, itu mau kemana, itu pintu wc
  bukan pintu mobil, salah
A: ohh.. gila.. pantesan, kenapa di jok gua ada closetnya
  pasti nyetirnya juga bawaannya sakit pelut melulu ya
B: iya tu salah.. udah ati2 ya
  kan bisa nyetir sendiri kan
  udah biasa nyetir sendiri kan
A: iya tentu saja saya kalo nyetir sendiri
  kalo nyetir berdua tuh tabrakan
  karna itu yang satu pengen ke kanan yang satu pengen ke kiri
  ban juga harus punya pendirian dong
B: hoho… iya… bener deh.. bener2 ngawur
C: eh, tapi ngomong2 itu… teler
  apa belanda sih itu ngomongnya ky gt
A: ya kalo orang mabok bebas…
  kenapa, koe ekstrimis hah?
B: hehe, bukan…

[song]
secepat kilat mobil
mu… melesat
semudah itu diri
mu… terbawa
ke dunia gelap alam
narkotika
semenjak
dirimu
ditinggal si dia

jalanan sunyi sepi
kau lalui
kecepatan pun engkau
tambah lagi
semua orang langsung menghindari
dirimu
mobilmu
dan pengaruh ekstesi…

tibalah kau di persimpangan
lampu merah kau tak acuhkan
anganmu melayang…

engkau pun rancu
arah kananmu
anak menyebrang kau tak tahu
samar samar yang engkau lihat
rem pun kau injak
walau sudah terlamba….t

anak terkapar engkau
pun terkejut
sesaat
melesat
tancap gas melaju.hu….

tiada rasa penyesalan
saat sang korban kau tinggalkan
anganmu melayang…

engkau pun laju
tak mau tau
dimana rasa pedulimu
moral serta tanggung jawab
akan selalu
memburu dirimu.huuu.huuuuuu.,..

tabrak lari… tabrak lari…
kukejam sekejam hatimu
tabrak lari… tabrak lari…
huuuuu…u..uuu.uuu.u.uuu…
tabrak lari… tabrak lari…
tabra..k lari….hi
tabrak lari… tabrak lari…
eeeeeeuuuuu…

[speech]
D: korban tabrak lari kini bertambah satu orang lagi
  dan skarang saya berada di tkp untuk mewawancarai si korban
  mas, ini bagaimana kejadian awalnya mas?
E: dari jauh mobil tiba2 dengan kecepatan tinggi menabrak saya
  karena dia tidak memakai lampu
D: ini sudah siang mas, jadi tidak perlu memakai lampu
E: tapi kalau misalnya memakai lampu boleh dong?
D: ya boleh saja pakai lampu
  tapi tidak umum siang2 pakai lampu
E: ya skarang kalau misalnya dia mau makai lampu, berapa sih harga lampu?
D: ini bukan masalah harga lampu tapi ini masalah tabrak lari bukan tabrak lampu!!
E: iya, sekarang coba kita liat

[song]
tiada rasa penyesalan
saat sang korban kau tinggalkan
anganmu melayang…

engkau pun tiba
dengar berita
adik kandungmu tlah celaka
ditabrak oleh pengendara
di jalan raya
kemudian membisu…huuuu….huuuuuuu…

tabrak lari… tabrak lari…
kau tabrak adikmu sendiri…
tabrak lari… tabrak lari…
tabrak adi….kku….
tabrak lari… tabrak lari…
o… pengaruh ekstesi…
tabrak lari… tabrak lari…
ekstesi campur dengan oliiii…..